Zelensky Kecam Serangan Terbaru Rusia
AKSINEWS.COM – Rusia meluncurkan serangan rudal dan pesawat nirawak skala besar ke Kyiv serta sejumlah wilayah lainnya di Ukraina pada Kamis (2/7/2026). Gempuran masif yang menyasar fasilitas industri dan energi ini menyebabkan kehancuran pada bangunan tempat tinggal warga sipil.
Wali Kota Kyiv, Vitali Klitschko, mengonfirmasi bahwa serangan tersebut telah menewaskan sedikitnya 17 orang dan melukai 34 lainnya. Angka korban jiwa diperkirakan masih akan terus bertambah seiring dengan proses evakuasi yang dilakukan di lokasi kejadian.
Negara-negara tetangga seperti Polandia langsung menyiagakan jet tempur dan sistem pertahanan udara sebagai langkah antisipasi. Sementara itu, Finlandia sempat memberlakukan zona pembatasan penerbangan sementara di wilayah timur Teluk Finlandia demi alasan keamanan.
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, mengecam serangan tersebut dan menegaskan bahwa Vladimir Putin tidak memiliki niat untuk mengakhiri perang. Zelensky mengungkapkan bahwa meskipun upaya diplomasi telah ditempuh melalui berbagai jalur, Rusia tetap memilih untuk terus melancarkan agresi militer.
Serangan ini terjadi di tengah meningkatnya tensi setelah Ukraina melancarkan operasi militer jarak jauh terhadap fasilitas strategis di wilayah Rusia. Strategi tersebut sengaja dilakukan Ukraina untuk melumpuhkan sumber daya perang lawan setelah upaya negosiasi damai menemui jalan buntu. (red)

