Jeffrey Hendrik Resmi Jadi Pjs Dirut BEI
AKSINEWS.COM – Gelombang guncangan di pasar modal Indonesia berbuntut pada perombakan kursi kepemimpinan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pasca pengunduran diri Iman Rachman, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengonfirmasi penunjukan Jeffrey Hendrik sebagai Penjabat (Pjs) Direktur Utama BEI.
Keputusan krusial ini diambil hanya sehari setelah Iman Rachman menyatakan mundur pada Jumat (30/1), menyusul performa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang anjlok signifikan selama dua hari berturut-turut.
Menkeu Purbaya menegaskan bahwa status “Penjabat” yang disandang Jeffrey hanya bersifat sementara untuk mengisi kekosongan transisi. ”Sekarang Pjs, nanti sebentar enggak lama, Senin dijadikan pejabat fix definitif,” ujar Purbaya di hadapan awak media, dikutip CNN Indonesia.
Jeffrey Hendrik, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Pengembangan BEI, memastikan bahwa transisi kepemimpinan ini tidak akan mengganggu stabilitas pasar. Ia menegaskan bahwa operasional bursa tetap berjalan normal di bawah pengawasan Dewan Komisaris.
Fokus Jeffrey dalam masa transisi ini adalah memastikan seluruh mekanisme perdagangan dan pengambilan keputusan manajemen tetap solid, berkomitmen membawa bursa Indonesia setara dengan standar global, tidak hanya dari nilai transaksi tapi juga transparansi.
Jeffrey juga menanggapi masukan dari Indeks Provider Global untuk menjaga daya tarik pasar modal Indonesia di mata investor asing. ”Kami sudah berkomunikasi dan menampung apa yang diharapkan (Indeks Provider Global). Semua itu akan kami berikan (deliver) dalam waktu secepat mungkin,” tegasnya.
Publik kini menunggu pengukuhan resmi Jeffrey pada Senin mendatang. Tugas berat sudah menanti di pundaknya, terutama dalam meredam volatilitas pasar dan mengembalikan kepercayaan investor setelah tekanan besar yang dialami IHSG pekan ini.
red

