Hidup Nggak Menutup Pintu, Kamu Aja yang Kurang Baca Instruksi
AKSINEWS.COM – Pernahkah kamu merasa hidup ini seolah-olah sedang berkonspirasi melawanmu? Kamu sudah berusaha maksimal, tapi rasanya semua jalan tertutup. Rasanya seperti sedang berdiri di depan pintu besi raksasa yang terkunci rapat, sementara di belakangmu ada kejaran deadline, tagihan, dan ekspektasi orang tua. Sebelum kamu duduk di pojokan, menyetel lagu galau, dan merasa jadi tokoh utama paling malang di jagat raya, coba tarik napas dulu. Cek pintunya baik-baik.
Dalam hidup, kita sering kali terlalu bersemangat sampai lupa membaca “petunjuk penggunaan”. Kita mengerahkan seluruh tenaga untuk mendorong sebuah kesempatan, padahal instruksi di pintunya jelas-jelas tertulis, TARIK.
Sama seperti hubungan atau karier. Kamu merasa sudah memberikan segalanya (mendorong), tapi hasilnya nihil. Bisa jadi, yang kamu butuhkan bukan tenaga lebih besar, melainkan metode yang berbeda. Berhenti sejenak, lihat ke bawah, siapa tahu ada keset bertuliskan “Welcome” yang selama ini kamu injak-injak karena terlalu panik.
Kadang kita terjebak dalam drama yang kita buat sendiri. Kita menggedor-gedor satu pintu sampai tangan lecet, padahal di sampingnya ada pintu ala kafe koboi yang tinggal disenggol sedikit saja sudah terbuka.
Kita sering terpaku pada satu jalan keluar karena menurut orang lain, itulah jalan yang benar. Padahal, hidup itu bukan minimarket yang pintunya otomatis terbuka pakai sensor. Kadang pintunya geser, kadang perlu diketuk pakai kode rahasia, dan kadang… ya memang harus ditarik.
Banyak orang berpikir bahwa sukses adalah soal kerja keras bagai kuda (atau badak yang hobinya menyeruduk pintu). Tapi, kalau kamu mencoba masuk ke rumah lewat pintu yang engselnya macet dengan cara menabraknya, yang ada malah bahu kamu yang copot, bukan pintunya yang terbuka.
Sedikit kecerdasan dan humor bisa jadi “pelumas” untuk engsel pintu kehidupan yang karatan. Jangan terlalu kaku. Kalau didorong tidak bisa, coba ditarik. Kalau ditarik tetap macet, coba geser ke samping. Kalau masih tidak bisa juga? Coba cek, jangan-jangan itu sebenarnya tembok yang kamu cat menyerupai pintu.
Hidup memang penuh teka-teki, tapi bukan berarti dia jahat. Kadang-kadang, semesta cuma ingin melihat seberapa kreatif kamu mencari cara untuk masuk. Jadi, sebelum kamu memutuskan kalau “hidup telah menutup pintu untukmu,” pastikan dulu tanganmu tidak sedang mendorong pintu yang seharusnya ditarik. Atau lebih parah lagi… pastikan kamu tidak sedang mencoba masuk ke rumah orang lain yang memang tidak kenal kamu.
red

