Pementasan Spektakuler Teater Emka, “Melihat Tak Terlihat,” Jelajahi Tiga Kota
AKSINEWS.COM – Teater Emka Universitas Diponegoro (UNDIP) menggelar Pementasan Besar 2025 dengan lakon terbarunya, “Melihat Tak Terlihat: Cerita-cerita yang Tak Perlu Dibicarakan.”
Didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation, pementasan yang disutradarai oleh Zulkifli Muhammad ini menyapa penikmat seni di tiga kota, membawa penonton ke dalam sebuah eksplorasi mendalam tentang relasi manusia, makna, dan ketidaksetaraan.
Lakon “Melihat Tak Terlihat” dibuka di Semarang pada tanggal 19 November di GSG FIB UNDIP. Kemudian, perjalanan seni ini berlanjut ke Solo pada tanggal 26 November, bertempat di Teater Arena, Taman Budaya Jawa Tengah. Tur tiga kota ini akan ditutup di Purwokerto pada tanggal 30 November di Gedung Kesenian Soetedja.
Menggali Akar Ketidaksetaraan
Lakon yang ditulis oleh Zulkifli Muhammad ini menyajikan sebuah refleksi kritis menyoroti bagaimana makna yang dibangun oleh manusia dapat melahirkan ketimpangan dalam kehidupan sehari-hari.
”Melalui pertemuan antara tubuh, kata, dan citra benda, kami ingin mengajak penonton melihat bahwa akar dari kerusakan ekologis adalah ketidakmampuan manusia untuk hidup setara dengan yang bukan dirinya,” ujar Zulkifli Muhammad.
Pertunjukan ini mengusung pendekatan ekofeminis dengan bentuk pementasan yang simbolik dan surealis, mengundang penonton untuk merenungkan isu-isu seperti dominasi yang tumbuh dalam ruang terkecil peradaban antara laki-laki dan perempuan, manusia dan benda, serta bahasa dan tubuh sebelum manusia melukai alam, ia telah lebih dahulu melukai sesamanya.
Pementasan ini dimeriahkan oleh sejumlah aktor, di antaranya Cindy Astrada, Uvyy Darmaturu, Damar, Clara, Badai, Indira, Yaser, Rizka, dan Fahmi.
Dukungan visual yang kuat, termasuk Ilustrasi oleh Muna Zafira dan Sonia, serta koreografi oleh Nikma. Eco, turut memperkaya pengalaman teatrikal ini.
Kehadiran Teater Emka di tiga kota ini menjadi bukti nyata bahwa Bakti Budaya Djarum Foundation terus berkomitmen dalam mendukung insan kreatif dan melestarikan seni pertunjukan, memberikan ruang bagi para seniman muda untuk mengeksplorasi gagasan dan menyajikan karya yang relevan bagi masyarakat.
red

