Waspada! Layanan Digital Perbankan Terancam Lumpuh Mendadak
AKSINEWS.COM – Dunia perbankan global kini berada dalam kondisi siaga tinggi menyusul ancaman siber yang dipicu oleh pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) generasi terbaru. Kecanggihan teknologi ini bahkan dikhawatirkan memaksa lembaga keuangan untuk menutup sementara layanan krusial seperti operasional ATM hingga mobile banking.
Setelah Hong Kong, kini otoritas perbankan Jepang mengeluarkan peringatan keras mengenai potensi “petaka” siber yang mengintai infrastruktur mereka. Asosiasi Perbankan Jepang menyatakan bahwa penonaktifan layanan secara mendadak mungkin terpaksa dilakukan demi melindungi dana nasabah dari serangan masif.
Pemicu utama kekhawatiran ini adalah model AI terbaru bernama Mythos besutan Anthropic yang memiliki kemampuan mengerikan dalam mendeteksi celah keamanan perangkat lunak dengan sangat cepat. Jika kemampuan tersebut jatuh ke tangan peretas, sistem keamanan perbankan secanggih apa pun dinilai bisa ditembus dalam hitungan detik.
Masahiko Kato, Ketua Asosiasi Perbankan Jepang, menegaskan bahwa langkah preventif agresif, termasuk penangguhan jaringan ATM, tidak lagi dapat dihindari jika situasi mendesak. Pihak Anthropic sendiri mengakui bahwa model tersebut mampu mengendus ribuan kerentanan pada sistem operasi dan peramban utama dunia, sehingga risiko eksploitasi yang meluas menjadi ancaman nyata.
Sektor perbankan internasional kini mulai memperketat pengawasan dan membatasi penggunaan alat berbasis AI di lingkungan internal. Meski Pemerintah Amerika Serikat sempat memerintahkan pembatasan akses terhadap AI tersebut, akses kini telah dibuka kembali secara terbatas bagi organisasi tertentu untuk menjaga stabilitas sistem keuangan. (red)

