Mengapa Mahasiswa Kini Kewalahan Menguasai Materi Dasar?
AKSINEWS.COM – Lebih dari 1.800 dosen di sistem Universitas California menyuarakan kekhawatiran mendalam terkait penurunan kemampuan akademik mahasiswa baru. Mereka menyoroti bahwa banyak mahasiswa masuk ke perguruan tinggi tanpa memiliki bekal matematika dan sains dasar yang memadai untuk mengikuti perkuliahan.
Kondisi ini memaksa para pengajar untuk mengulang materi tingkat sekolah menengah pertama di dalam ruang kuliah sebelum memulai kurikulum yang seharusnya. Di kampus Berkeley, tercatat sekitar 20% hingga 30% mahasiswa yang mengambil kalkulus dasar memiliki defisit persiapan akademik yang serius.
Data dari University of California San Diego menunjukkan peningkatan drastis jumlah mahasiswa baru dengan kemampuan matematika di bawah tingkat sekolah menengah atas. Dalam kurun waktu lima tahun, jumlah tersebut melonjak hingga hampir 30 kali lipat, dengan mayoritas mahasiswa bahkan belum mencapai kemampuan dasar remaja berusia 14 tahun.
Persoalan ini ternyata meluas hingga ke disiplin ilmu humaniora dan sosial di universitas ternama seperti Harvard. Para dosen di sana mulai mengurangi volume bahan bacaan karena mahasiswa semakin kesulitan memahami teks yang kompleks serta mempertahankan fokus saat belajar.
Secara keseluruhan, fenomena ini menunjukkan adanya kemunduran mendasar dalam berbagai keterampilan akademik krusial bagi mahasiswa. Mulai dari kemampuan berhitung hingga kecakapan membaca dan menyusun argumen, fondasi belajar yang seharusnya sudah matang kini justru mengalami pelemahan. (red)

