Terbakar Sakit Hati, Febryan Rencanakan Pembunuhan Keji Teman SMK di Bogor
AKSINEWS.COM – Harapan indah Anggi Aulia Arsyad (25) untuk melangkah ke pelaminan bulan depan seketika kandas. Perempuan muda ini ditemukan tewas mengenaskan setelah menjadi korban pembunuhan keji yang direncanakan oleh teman lamanya sendiri. Jasad korban sengaja dilempar oleh pelaku dari atas Jalan Tol Lingkar Bogor atau Bogor Ring Road (BORR) hingga terhempas ke Jalan Raya Sholeh Iskandar, Kota Bogor.
Peristiwa tragis ini bermula saat Anggi berpamitan kepada orang tua angkatnya pada Jumat malam, 22 Mei 2026, sekitar pukul 22.00 WIB. Namun, hanya berselang beberapa jam kemudian, tepatnya pada Sabtu dini hari pukul 01.15 WIB, korban ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Polisi bergerak cepat mengusut kasus ini dan berhasil menangkap pelaku yang diketahui bernama M. Febryan alias Ambon (26).
Hubungan antara korban dan pelaku diketahui merupakan teman lama saat keduanya masih menimba ilmu di salah satu SMK di Kabupaten Bogor. Kapolresta Bogor Kota, Kombes Rio Wahyu Anggoro, mengungkapkan bahwa tersangka sebenarnya sudah lama memendam perasaan suka terhadap korban sejak masa-masa sekolah dulu. Silaturahmi mereka kembali terjalin setelah Febryan mengirimkan pesan singkat melalui direct message (DM) di media sosial.
Komunikasi yang intens di dunia maya tersebut kemudian berlanjut pada pertemuan pertama mereka yang terjadi pada Sabtu, 2 Mei 2026. Namun, pertemuan yang seharusnya menjadi ajang rindu itu justru menjadi pemantik petaka. Berdasarkan pengakuan tersangka kepada penyidik kepolisian, Febryan merasa sakit hati yang mendalam akibat ucapan Anggi dalam pertemuan tersebut.
Kombes Rio menjelaskan, ada kalimat-kalimat dari korban yang dinilai menyinggung orang tua tersangka hingga membuat Febryan meradang. Rasa sakit hati yang terus menumpuk selama berhari-hari itu akhirnya berubah menjadi dendam kesumat. Tersangka kemudian menyusun rencana matang untuk menjebak korban pada pertemuan berikutnya demi menuntaskan sakit hatinya.
Pertemuan kedua yang telah direncanakan itu akhirnya terjadi pada Jumat malam, 22 Mei 2026, yang sekaligus menjadi malam terakhir bagi Anggi. Dengan dalih sakit hati atas ucapan korban, Febryan tega menghabisi nyawa teman sekolahnya tersebut dan membuang jasadnya dari ketinggian tol BORR. Kini, tersangka harus mempertanggungjawabkan perbuatan kejinya di hadapan hukum. (red)

