Komisi I DPR RI Minta Latsarmil KDMP-KNMP di Evaluasi
AKSINEWS.COM – Wakil Ketua Komisi I DPR RI Anton Sukartono Suratto menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya tiga anggota Sarjana Penggerak Pembangun Indonesia yang mengikuti latihan dasar kemiliteran. Para korban merupakan peserta program Koperasi Desa Merah Putih dan Koperasi Nelayan Merah Putih yang sedang menjalani pelatihan fisik.
Anton menegaskan bahwa insiden ini harus menjadi bahan evaluasi menyeluruh bagi pihak penyelenggara terkait sistem pelatihan yang diterapkan. Meskipun niat peserta untuk meningkatkan kemampuan kepemimpinan sangat patut dihormati, keselamatan jiwa warga negara tetap harus menjadi prioritas tertinggi yang tidak boleh dikompromikan.
Anton mendesak agar pemeriksaan kesehatan bagi peserta sipil dilakukan secara lebih ketat dan bukan sekadar memenuhi formalitas administratif. Ia menekankan bahwa peserta harus menjalani pemeriksaan medis komprehensif di rumah sakit untuk memastikan fungsi jantung, tekanan darah, dan riwayat penyakit bawaan sebelum mengikuti latihan fisik berat.
Politikus Partai Demokrat tersebut menyarankan penyesuaian kurikulum agar lebih selaras dengan karakteristik serta batasan kemampuan fisik peserta sipil. Modul pelatihan diharapkan dapat lebih difokuskan pada aktivitas dalam ruangan yang mengedepankan aspek kedisiplinan, kepemimpinan, dan kemampuan manajerial.
Prosedur medis selama masa pelatihan juga mendapat sorotan tajam dari pimpinan Komisi I DPR tersebut agar diperbaiki secara signifikan ke depannya. Ketersediaan tenaga medis yang memadai, unit ambulans, serta koordinasi cepat dengan fasilitas kesehatan terdekat harus dipastikan berjalan optimal selama kegiatan berlangsung.
Anton menyatakan bahwa Komisi I akan terus mengawal proses investigasi kasus ini hingga tuntas sesuai dengan prosedur yang berlaku. Pihaknya berkomitmen memastikan adanya perbaikan sistem yang nyata demi menyempurnakan program pembinaan karakter dan bela negara tersebut di masa depan. (red)

