MUI Sebut Sapi Kurban Presiden dari APBN Sesuai Tradisi Islam
AKSINEWS.COM – Kementerian Sekretariat Negara meluruskan polemik terkait pengadaan sapi kurban Presiden Prabowo Subianto yang bersumber dari anggaran negara pada Hari Raya Iduladha tahun ini. Wakil Menteri Sekretaris Negara, Juri Ardiantoro, menegaskan bahwa penyaluran hewan kurban tersebut merupakan bagian resmi dari program Bantuan Kemasyarakatan Presiden (BANPRES) yang sudah menjadi tradisi dari tahun ke tahun. Pemerintah memastikan bahwa pengadaan ini adalah bentuk intervensi sosial yang sah untuk membantu masyarakat, khususnya warga yang kurang mampu, agar dapat merayakan hari besar keagamaan secara layak.
Pada tahun ini, program BANPRES tersebut mendistribusikan sebanyak 1.098 ekor sapi ke berbagai wilayah di seluruh penjuru Indonesia. Juri menegaskan alokasi anggaran ini sepenuhnya ditujukan untuk rakyat dan bukan untuk kepentingan pribadi sang kepala negara. Sebagai bentuk komitmen spiritual, Presiden Prabowo secara personal tetap menunaikan ibadah kurban atas nama pribadi dengan menggunakan dana dari kantong sendiri, yang hewan kurbannya juga akan disembelih serta dibagikan langsung kepada masyarakat.
Kebijakan pemerintah ini pun mendapat dukungan penuh dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang menyatakan bahwa pembelian hewan kurban oleh pemimpin negara menggunakan kas negara atau APBN adalah sah menurut hukum Islam. Ketua MUI Bidang Fatwa, Profesor KH Asrorun Niam Sholeh, menjelaskan bahwa model pengadaan ini memiliki landasan fikih yang sangat kuat. Merujuk pada Hadis Riwayat Imam Bukhari, seorang pemimpin justru disunahkan untuk membeli hewan kurban melalui Baitul Mal atau kas negara demi kemaslahatan publik.
Prof Niam menggarisbawahi bahwa dalam konteks bernegara modern, APBN berfungsi layaknya Baitul Mal yang dikelola demi kepentingan masyarakat luas. Secara teknis birokrasi, logika pengadaan hewan kurban ini sama persis dengan program bantuan sosial lainnya, seperti pembagian sembako yang rutin disalurkan pemerintah ke daerah-daerah. Karena seluruh daging kurban tersebut murni didistribusikan untuk rakyat dan tidak dikonsumsi secara pribadi oleh Presiden, secara syar’i mekanisme ini dinilai tidak bermasalah.
Melalui sinergi program BANPRES ini, pemerintah berharap kehadiran negara dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat, sekaligus memperkuat ikatan kepedulian sosial di momen keagamaan yang sakral. Penyaluran ribuan sapi kurban ini menjadi langkah nyata untuk menyemarakkan syiar Islam dan memastikan kebahagiaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriyah dapat dinikmati secara merata oleh seluruh lapisan warga di berbagai pelosok tanah air. (red)
Sumber:
https://www-cnbcindonesia-com.cdn.ampproject.org/v/s/www.cnbcindonesia.com/news/20260527181958-4-738369/heboh-prabowo-berkurban-pakai-dana-apbn-ini-penjelasan-lengkap-istana/amp?amp_js_v=0.1&_gsa=1#webview=1

