Pertamina Siapkan Jalur Alternatif Amankan Pasokan BBM Usai Selat Hormuz Ditutup
AKSINEWS.COM – Ketegangan di Timur Tengah berdampak langsung pada rantai pasok energi Indonesia. PT Pertamina (Persero) mengonfirmasi bahwa saat ini terdapat empat kapal minyak milik perusahaan yang berada di kawasan tersebut, di mana dua di antaranya masih terjebak di Selat Hormuz akibat penutupan jalur oleh otoritas Iran.
Menanggapi situasi krusial ini, Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menyatakan bahwa perusahaan tengah bergerak cepat menyiapkan berbagai skenario alternatif. Langkah ini diambil mengingat sekitar 19 persen dari total impor minyak mentah nasional berasal dari Timur Tengah.
Menurut Baron, Pertamina telah mengaktifkan sistem distribusi yang mencakup jalur reguler alternatif hingga prosedur emergensi. Ia memastikan koordinasi dengan pihak terkait terus dilakukan secara intensif guna menjamin ketahanan energi nasional tetap terjaga di tengah ketidakpastian global yang baru berlangsung dalam beberapa hari terakhir.
Senada dengan Pertamina, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa pemerintah telah menyiapkan langkah antisipatif atas arahan Presiden. Penutupan Selat Hormuz yang dipicu eskalasi konflik antara Israel, Amerika Serikat, dan Iran diakui memberikan dampak signifikan terhadap stabilitas energi global.
Bahlil merinci bahwa sekitar 20 hingga 25 persen impor minyak mentah Indonesia melewati jalur Selat Hormuz. Sementara sisanya dipasok dari wilayah lain seperti Afrika, Amerika Serikat, dan Brasil. Sebagai bentuk mitigasi risiko, pemerintah berencana mengalihkan sebagian porsi impor dari Timur Tengah ke Amerika Serikat.
Langkah pengalihan ini diambil berdasarkan skenario terburuk karena dinamika konflik yang sulit diprediksi durasinya. Pemerintah memprioritaskan kepastian ketersediaan pasokan crude agar kebutuhan bahan bakar di dalam negeri tidak terganggu oleh hambatan logistik di wilayah konflik tersebut. (red)
“This article was produced with assistance from generative AI and edited by AKSINEWS.COM staff.”

