PBNU Tegaskan Pelapor Pandji Pragiwaksono Bukan Bagian dari Organisasi
AKSINEWS.COM – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memberikan klarifikasi resmi terkait laporan polisi terhadap komika Pandji Pragiwaksono. Ketua PBNU, KH Ulil Abshar Abdalla (Gus Ulil), menegaskan bahwa kelompok bernama “Angkatan Muda NU” yang melaporkan Pandji ke Polda Metro Jaya bukan merupakan bagian resmi dari struktur PBNU.
Gus Ulil menjelaskan bahwa tidak ada lembaga, badan otonom, maupun perkumpulan resmi di bawah naungan Nahdlatul Ulama yang menggunakan nama tersebut. ”Kalau representasi PBNU, jelas tidak,” ujar Gus Ulil, seperti diberitakan NU Online, Kamis (8/1/2026).
Menurut Gus Ulil, munculnya kelompok-kelompok yang mencatut nama NU merupakan konsekuensi dari karakter organisasi yang terbuka. Ia menyebut fenomena tersebut sering kali bersifat spontan dan temporer demi isu-isu tertentu.
”Ada yang mau demo untuk isu tertentu, bikin gerakan atas nama NU. Umurnya mungkin hanya beberapa jam saja. Itulah uniknya NU,” tambahnya.
Gus Ulil menyayangkan adanya upaya hukum terhadap seorang komedian. Ia menekankan pentingnya humor bagi masyarakat dan berpendapat bahwa ruang komedi seharusnya tidak berujung pada proses pidana.
Sebelumnya, Rizki Abdul Rahman Wahid yang mengatasnamakan Presidium Angkatan Muda NU, resmi melaporkan Pandji Pragiwaksono ke Polda Metro Jaya pada Rabu (7/1/2026).
Laporan tersebut dipicu oleh materi stand-up comedy Pandji dalam pertunjukan bertajuk Mens Rea.
Dalam materinya, Pandji menyinggung pemberian konsesi tambang oleh pemerintah kepada ormas keagamaan, termasuk NU dan Muhammadiyah, yang ia sebut sebagai bentuk “politik balas budi” untuk mendapatkan suara pemilih.
”Menurut kami, beliau merendahkan, memfitnah, dan cenderung menimbulkan kegaduhan serta memecah belah bangsa,” ujar Rizki.
Ia mengaku merasa dirugikan sebagai aktivis muda NU karena pernyataan Pandji dinilai mendiskreditkan kontribusi besar NU bagi bangsa sejak era sebelum kemerdekaan.
“Emang lu kenapa NU sama Muhammadiyah bisa ngurus tambang? Kenapa kira-kira? Karena diminta suaranya, gue kasih sesuatu yang lu suka, happy lah,” kata Pandji dalam potongan materi video yang beredar.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai kelanjutan laporan tersebut.
red

