Mengintip Waktu di Mars Lewat Jam Mekanik Tanpa Chip Digital
AKSINEWS.COM – Mengetahui waktu di planet lain seperti Mars selama ini identik dengan penggunaan teknologi superkomputer milik badan antariksa seperti NASA. Namun, sebuah terobosan menarik datang dari Chronova Engineering asal Inggris yang berhasil menciptakan jam mekanik analog unik. Tanpa chip digital, jam ini mampu memperkirakan waktu di berbagai planet hanya dengan mengandalkan sistem roda gigi yang dirancang dengan presisi tinggi.
Jam yang diberi nama Chronova’s Interplanetary Clock ini terdiri dari 131 komponen mekanik. Inti dari kecanggihannya terletak pada tujuh rangkaian roda gigi khusus yang mampu menyinkronkan rotasi Mars, Bumi, Jupiter, dan Saturnus secara bersamaan. Desainnya pun cukup artistik, di mana setiap piringan planet menampilkan pandangan dari kutub utara lengkap dengan garis bujurnya. Garis bujur 0 derajat digunakan sebagai penanda meridian utama, mirip dengan fungsi Greenwich di Bumi.
Perbedaan durasi hari antarplanet menjadi tantangan utama dalam pembuatan jam ini. Sebagai gambaran, satu hari di Mars sedikit lebih panjang dari Bumi, yakni sekitar 24 jam lebih 30 menit. Sementara itu, planet gas raksasa seperti Jupiter berputar sangat cepat; Jupiter bahkan berputar 2,5 kali lebih banyak dibandingkan satu putaran penuh Mars. Untuk mengakomodasi perbedaan ini, jumlah gigi pada roda Mars dibuat 2,5 kali lebih banyak daripada jumlah gigi pada roda Jupiter agar pergerakan jarumnya tetap akurat.
Tim pengembang menjelaskan bahwa hubungan matematis antarplanet ini sebenarnya bisa ditampilkan dengan jumlah gigi yang relatif sedikit asalkan perhitungannya tepat. Khusus untuk planet seperti Jupiter dan Saturnus yang rotasi permukaannya sulit diamati secara visual, Chronova menggunakan referensi System 3. Sistem ini memanfaatkan data magnetosfer untuk menentukan kecepatan rotasi inti planet yang paling konsisten sebagai acuan waktu.
Selain tampilannya yang elegan dengan hiasan batu berwarna, jam ini juga memiliki sisi fungsional bagi edukasi dan simulasi misi luar angkasa. Misalnya, jika seseorang ingin mengetahui waktu matahari terbenam di lokasi rover Perseverance milik NASA di Mars, mereka cukup memutar jam hingga indikator hari Bumi sesuai dengan tanggal saat ini. Selanjutnya, tuas digerakkan agar penunjuk matahari mengarah pada garis bujur yang tepat di Mars untuk memperkirakan waktu komunikasi terbaik dengan Bumi.
Chronova’s Interplanetary Clock pada akhirnya bukan sekadar penunjuk waktu biasa, melainkan sebuah alat ukur astronomi yang mekanis. Alat ini menggabungkan keindahan seni jam tangan klasik dengan kecanggihan matematika untuk membawa pemahaman tentang waktu antarplanet ke dalam genggaman tangan secara edukatif. (red)

