Konflik Wilayah Tangkap Memanas, 4 Perahu Nelayan di Pasuruan Dibakar Massa
AKSINEWS.COM – Ketegangan antar nelayan pecah di kawasan Pelabuhan Pasuruan, Kelurahan Ngemplakrejo, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan pada Rabu (4/2/2026) malam. Konflik tersebut berujung pada pembakaran sedikitnya empat unit perahu yang sedang bersandar di pelabuhan.
Peristiwa pembakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 19.30 WIB. Api yang berkobar hebat dari perahu-perahu tersebut sempat memicu kepanikan warga di sekitar pesisir.
Guna memadamkan api, sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian. Petugas berhasil melokalisir api sehingga tidak merembet ke pemukiman atau perahu lain yang sedang bersandar.
Tokoh masyarakat setempat, Abdul Halim, menyayangkan aksi anarkis tersebut. Menurutnya, insiden ini dipicu oleh masalah klasik yang sering terjadi di kalangan nelayan, yakni sengketa wilayah tangkap ikan.
”Masalahnya selalu sama, soal wilayah (mencari ikan). Sebenarnya tadi sempat ada mediasi antara nelayan dengan Polairud, namun tiba-tiba situasi memanas dan terjadi pembakaran,” ujar Halim pada Kamis (5/2/2026), dikutip detikcom.
Hingga Rabu malam pukul 22.40 WIB, personel gabungan dari Polri dan TNI masih disiagakan di lokasi untuk mencegah bentrokan susulan. Kondisi di lapangan dilaporkan mulai terkendali, meski suasana masih cukup tegang.
Sementara itu, pihak kepolisian belum bisa memberikan keterangan mendalam mengenai kronologi rinci maupun identitas pelaku pembakaran.
”Hingga saat ini belum ada laporan resmi dari para pemilik perahu yang terbakar,” ungkap Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Aipda Muhammad Junaidi.
Pihak berwenang mengimbau agar para nelayan tetap menahan diri dan menyelesaikan sengketa melalui jalur hukum atau dialog untuk menghindari kerugian materiil yang lebih besar maupun korban jiwa.
red

