Ini Penjelasan Ilmiah di Balik Gairah Tinggi pada Wanita
AKSINEWS.COM – Selama ini, topik mengenai gairah seksual atau libido wanita sering kali dibungkus dalam mitos dan stigma. Mulai dari urusan bulu lebat hingga bentuk fisik tertentu sering dianggap sebagai “tanda” nafsu besar. Namun, benarkah demikian?
Libido tinggi pada wanita bukanlah sesuatu yang misterius, melainkan kombinasi harmonis antara biologis, psikologis, dan gaya hidup. Secara biologis, gairah seksual dipicu oleh hormon. Meski sering dianggap hormon pria, Testosteron memegang peranan kunci pada wanita. Wanita dengan kadar testosteron alami yang sedikit lebih tinggi cenderung memiliki dorongan seksual yang lebih spontan.
Selain itu, siklus bulanan juga berpengaruh. Saat memasuki masa ovulasi, tubuh wanita secara alami mengalami lonjakan hormon yang meningkatkan sensitivitas terhadap sentuhan dan keinginan untuk intim.
Psikologi memegang peranan hampir 70% dalam libido wanita. Pakar sering menyebutkan bahwa “organ seks terbesar wanita adalah otaknya”. Wanita yang merasa nyaman dan mencintai bentuk tubuhnya cenderung lebih ekspresif di tempat tidur.
Mereka yang memandang seks sebagai aktivitas yang sehat dan menyenangkan, bukan beban atau kewajiban, secara alami akan memiliki frekuensi gairah yang lebih stabil.
Libido adalah indikator kesehatan secara umum. Wanita yang rutin berolahraga memiliki sirkulasi darah yang lebih lancar, termasuk ke area panggul. Hal ini meningkatkan sensitivitas saraf dan mempercepat respons terhadap rangsangan.
Selain itu, kemampuan mengelola stres (kortisol) sangat menentukan. Ketika tingkat stres rendah, tubuh memiliki “ruang” lebih untuk memproduksi hormon kebahagiaan seperti dopamin dan oksitosin.
Sering terdengar anggapan bahwa wanita berbulu lebat atau berkumis tipis pasti memiliki nafsu besar. Secara medis, bulu lebat memang bisa menunjukkan kadar androgen yang tinggi, namun bukan berarti menjadi indikator pasti. Banyak faktor lain seperti genetika dan etnis yang lebih menentukan penampilan fisik seseorang ketimbang level libidonya.
Memiliki libido tinggi adalah tanda bahwa tubuh dan mental berada dalam kondisi yang selaras. Komunikasi yang jujur dengan pasangan tetap menjadi kunci utama agar energi seksual ini menjadi pengalaman yang berkualitas. (red)

