Demokrat Somasi Sejumlah Pemilik Akun Medsos
AKSINEWS.COM – Badan Hukum dan Pengamanan Partai Demokrat resmi melayangkan somasi terbuka terhadap pemilik akun TikTok Sudiro Wi Budhius M Piliang dan beberapa akun media sosial lainnya.
Langkah hukum ini diambil setelah para pemilik akun menuding Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), berada di balik isu ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.
Dilansir dari CNN Indonesia, surat somasi tersebut ditandatangani pada Rabu, 31 Desember 2025, oleh enam advokat Partai Demokrat, yakni Muhajir, Cepi Hendrayani, Jimmy Himawan, Novianto Rahmantyo, Nurhidayat Umacina, dan Teuku Irmansyah Akbar.
Pihak Demokrat mempersoalkan unggahan video Budhius pada 30 Desember 2025 yang menyebut SBY menggunakan isu ijazah untuk menjatuhkan lawan politik.
Dalam video tersebut, Budhius menyatakan bahwa SBY harus memutar otak dan melakukan berbagai cara agar Joko Widodo tidak lagi fokus menjadi tokoh penentu atau king maker dalam peta politik nasional.
Badan Hukum Demokrat menegaskan bahwa seluruh pernyataan dalam unggahan tersebut adalah berita bohong atau hoaks. Sebagai bentuk pertanggungjawaban, Demokrat menuntut Budhius untuk segera menghapus rekaman video tersebut dan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka melalui media.
Selain Budhius, tim hukum Demokrat juga melayangkan somasi kepada tiga pihak lainnya, yaitu Zulfan Lindan, Agri Fanani, dan akun bernama Kajian Online.
Meski isi konten ketiga akun tersebut tidak dirinci secara mendetail, Demokrat memastikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya pengamanan martabat partai dan pimpinan mereka dari fitnah di ruang digital.
Partai Demokrat menyatakan akan memantau perkembangan respons dari para pihak tersomasi sebelum memutuskan langkah hukum lanjutan ke pihak kepolisian.
red

