Terkait Tuduhan Ijazah Palsu, Jokowi Jalani Pemeriksaan Tambahan Selama 2,5 Jam
AKSINEWS.COM – Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan tambahan terkait kasus dugaan ijazah palsu pada Rabu (11/12). Pemeriksaan yang berlangsung di Mapolresta Surakarta tersebut memakan waktu lebih dari 2,5 jam.
Usai pemeriksaan, Jokowi tidak memberikan pernyataan panjang lebar kepada awak media. Ia memilih menyerahkan teknis penjelasan perkara kepada tim hukumnya.
“Iya, ada pemeriksaan tambahan. Tapi untuk keterangan dan penjelasan, biar penasihat hukum yang nanti menjelaskan secara rinci,” ujar Jokowi singkat, dikutip CNN Indonesia.
Kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan, menjelaskan bahwa agenda kali ini merupakan pendalaman dari keterangan yang telah disampaikan kliennya pada pemeriksaan sebelumnya.
Penyidik melontarkan sekitar 10 pertanyaan mendalam. ”Tadi itu mungkin totalnya ada sekitar 10 pertanyaan, tentunya pengembangannya juga lumayan cukup lama tadi sekitar dua setengah jam,” kata Yakup.
Menurut Yakup, poin utama pemeriksaan berkaitan erat dengan rekam jejak akademik Jokowi selama menempuh pendidikan di Universitas Gadjah Mada (UGM).
Penyidik menggali informasi mendetail mengenai proses perkuliahan secara umum, alur penyusunan skripsi, mulai dari tahapan awal hingga penyelesaian dan tahapan akademik lainnya yang dijalani selama di bangku kuliah.
Selain memeriksa Jokowi, pihak kepolisian diketahui tengah melakukan serangkaian pemeriksaan saksi di wilayah Solo dan Yogyakarta. Hal ini dikonfirmasi oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto.
Budi menyatakan bahwa langkah ini dilakukan guna melengkapi berkas perkara sesuai dengan arahan dari jaksa peneliti. “Penyidik melakukan pemeriksaan saksi di wilayah Jateng dan Jogja untuk pemenuhan sesuai petunjuk dari Jaksa Peneliti,” ungkapnya.
Meski demikian, pihak kepolisian enggan membeberkan daftar nama saksi lain yang turut diperiksa dalam rangkaian penyidikan di dua wilayah tersebut.
Jokowi tiba di Mapolresta Surakarta sekitar pukul 15.54 WIB dengan pengawalan serta didampingi langsung oleh Yakup Hasibuan. Mengenai kabar pemeriksaan terhadap ajudan pribadi Jokowi, Kompol Syarif Muhammad Fitriansyah, Yakup mengaku tidak bisa memberikan kepastian.
”Bisa saja ada. Itu nanti bisa ditanyakan langsung ke Pak Syarif karena kami hanya mendampingi Pak Jokowi sendiri,” tutup Yakup. (red)

