13 Penumpang Smart Air Selamat dari Berondongan Peluru KKB
AKSINEWS.COM – Di tengah duka mendalam atas gugurnya pilot dan kopilot Smart Air, terselip kabar lega mengenai kondisi para penumpang. Sebanyak 13 orang yang berada di dalam pesawat saat penembakan terjadi di Bandara Korowai, Kabupaten Boven Digoel, Rabu (11/2), dinyatakan selamat tanpa luka sedikit pun.
Kasatgas Humas Damai Cartenz, Kombes Yusuf Sutejo, mengonfirmasi bahwa seluruh penumpang kini berada dalam pengawasan petugas dan dalam kondisi stabil. “Tidak ada yang terluka. Semuanya aman-aman saja dan sehat-sehat,” ujar Yusuf kepada awak media, Jumat (13/2), dikutip detikcom.
Kejadian mencekam itu bermula sesaat setelah roda pesawat menyentuh landasan pacu di Kampung Danowage. Secara tiba-tiba, rentetan tembakan dilepaskan oleh kelompok yang diduga KKB dari arah hutan di pinggiran bandara.
Kadiv Humas Polri, Irjen Johnny Eddizon Isir, menceritakan bahwa situasi seketika berubah menjadi kacau. Penumpang yang ketakutan langsung berhamburan turun dari kabin pesawat untuk mencari perlindungan. Di bawah arahan darurat, para penumpang berlari menjauh dari titik api menuju rimbunnya hutan untuk menyelamatkan diri dari incaran timah panas.
Meski pilot Kapten Egon Erawan dan kopilot Kapten Baskoro Adi Anggoro gugur saat berusaha menyusul penumpang berlindung, keberanian mereka mengirim sinyal darurat melalui GPS Garmin menjadi kunci penting bagi tim penyelamat untuk segera mengetahui koordinat terakhir para korban.
Pihak kepolisian telah merilis identitas ke-13 penumpang yang berhasil lolos dari maut dalam insiden tersebut. Mereka adalah Yance Bemanop, Limu Gurik, Yanduk Kogoya, Turis Magai, Emira Winda, Anak Kimis, Dualima Kogoya, Imantinus Kahipka, Irvan Kahipka, Samuel Jitmau, Pania Mialka, Topiud Kogoya, Tialongga Kogoya.
Pasca-insiden ini, aparat keamanan berjanji akan memperketat penjagaan di bandara-bandara perintis Papua Selatan. Kombes Yusuf Sutejo menegaskan bahwa evakuasi dan perlindungan terhadap warga sipil tetap menjadi prioritas utama di tengah rencana operasi besar yang akan digelar untuk mengejar kelompok pelaku penembakan. (red)

